Peringatan Hari Aksara Internasional sendiri jatuh pada tanggal 8 September 2023 dan merupakan hari yang diumumkan oleh UNESCO pada 17 November 1965 sebagai peringatan untuk menjaga pentingnya melek huruf bagi setiap manusia, komunitas, dan masyarakat.
Acara dihadiri oleh Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud yang diwakilkan oleh staf ahli bidang sosial, kesejahteraan dan pengembangan sdm Pemkot Balikpapan (Ir. Heria Prisni), Jajaran Unsur Forkopimda Kota Balikpapan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, S.Ag. M.Si, Bunda Paud Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud, S.E., serta tamu undangan lainnya.
Adapun tema acara yakni Pendidikan Non Formal yang berkualitas untuk seluruh negara Indonesia di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kota Balikpapan.
Kepala Disdikbud Balikpapan Irvan Taufik, S.Ag. M.Si mengapresiasi, Dari SKB yang peringati Hari Aksara Internasional banyak kegiatan dilakukan, mulai dari pameran hasil karya anak-anak dan lomba mewarnai serta seminar.
“Tujuan memberikan ruang SKB dan PKBM yang juga bagian organisasi untuk memajukan bangsa,” kata Irvan Taufik.
Apalagi setelah kurikulum merdeka tidak ada persyaratan kalistung, sehingga anak-anak belum bisa membaca dan menghitung tetap bisa diterima di sekolah dasar.
“Dimana agar anak-anak yang tidak bisa membaca dan menghitung jadi perhatian karena di kelas rendah itu masa pembentukan karakter anak-anak, nanti baru di kelas tinggi mereka diajari membaca dan menulis,” jelasnya.